Laman

Senin, 02 November 2015

Manfaat ASI Dari Anti Diare Hingga Anti HIV

ASI - Ibu yang ingin memberikan air susu ibu (ASI) bagi bayi mereka maka dianjurkan agar tidak mengakhirinya setelah usia eksklusif terlewati. Jika bisa diusahakan tetap memberikannya lebih dari umur 6 bulan sebab memberikan ASI ke bayi tidak cuma memiliki pengaruh jangka pendek, tetapi manfaat jangka panjang juga ada. Manfaat ASI tidak cuma bagi bayi sekaligus ibu saja, namun juga bagi keluarga.
Manfaat ASI Dari Anti Diare Hingga Anti HIV,
Baca Juga : Manfaat Air Putih Yang Diminum Saat Pagi Hari

Si kecil yang diberikan ASI akan terhindar dari berbagai serangan penyakit. Sebagai manfaat jangka pendek, bayi akan terbebas dari bahaya terkena mencret yang umum dialami bayi. Jika bayi diberikan susu formula, ada sebagian bayi yang tidak cocok pencernaannya sehingga berakhir dengan diare. Selain itu memberikan ASI pada bayi juga akan menghindarkan dari obesitas baik untuk ibu maupun si kecil. Bagi ibu, kalori yang ada dalam tubuh digunakan untuk menyusui.

Selain itu aktifitas menyusui bagi ibu juga akan melindunginya dari timbulnya kanker payudara dan kanker ovarium. Itu merupakan keuntungan jangka panjang yang dapat diperoleh oleh ibu menyusui. Sementara manfaat ASI bagi keluarga merupakan mengurangi pengeluaran untuk belanja susu formula, yang dapat digunakan untuk berbelanja kebutuhan keluarga lainnya. Sementara manfaatnya untuk bangsa dan negara, dengan minum ASI maka akan dihasilkan generasi penerus bangsa dengan kepandaian yang tinggi karena pemberian ASI.

Suatu riset lain menunjukkan bahwa aktifitas pemberian ASI dapat menurunkan kemungkinan terkena penyakit Rheumatoid Arthritis atau rematik pada ibu. Hasil riset tersebut juga membuktikan bahwa perempuan yang tak menyusui bayinya malah akan meningkatkan resiko terkena rematik ketimbang perempuan yang menyusui. Semakin lama seorang perempuan menyusui maka semakin menurun juga peluang menderita rematik.

Berdasarkan suatu studi yang pernah dilakukan, balita yang diberikan ASI akan memperlihatkan perkembangan akademik yang lebih bagus saat berumur 5 tahun daripada rekan sekelasnya yang diberikan susu formula. Anak dengan pemberian ASI lebih lama ternyata memiliki prestasi terbaik dari keseluruhan anak-anak yang diteliti. Para peneliti menyebutkan bahwa kandungan asam lemak esensial pada ASI akan memfasilitasi perkembangan kognitif, sementara bayi yang tidak memperoleh asupan ASI lebih rawan terkena infeksi yang dapat menghambat perkembangan kecerdasan kognitifnya.

Yang lebih menarik lagi dari hasil suatu riset bahwa protein yang terkandung dalam ASI mampu menangkal bayi dari terkena virus HIV dari ibu penderita AIDS. Berdasarkan hasil riset itu, protein itu adalah Tenascin-C atau disingkat TNC yang mampu membendung agresifitas sel HIV dan selanjutnya menjaga bayi agar tak terjangkiti virus HIV yang berasal dari sang ibu.

Setelah mengetahui manfaat ASI yang begitu besar, anda sebagai seorang ibu pasti tidak akan melewatkan sehari pun untuk tidak memberikan bayi anda ASI secara ekslusif.

Demikian yang dapat disampaikan mengenai manfaat ASI dari anti diare hingga anti HIV semoga dapat berguna untuk Anda semua.

Share this: