Laman

Selasa, 27 Oktober 2015

Berbagai Manfaat Kesehatan dari Rambutan

Rambutan sering ditemui di beberapa wilayah di Indonesia. Tumbuhan yang mempunyai istilah latin Nephelium lappaceum ini merupakan flora asli lingkungan tropis dan tidak bisa bertahan di kawasan dengan iklim subtropis. Pohon rambutan bisa tumbuh subur di wikayah kepulauan Melayu. Istilah rambutan sendiri berawal dari logat melayu yang memiliki pengertian berbulu. Jenis buah ini popular di negara Eropa sebagai leci berbulu. Dinamakan leci sebab bentuk dan cita rasanya hampir sama seperti leci. Sementara di wilayah kepualaun Hawaii, rambutan dinamakan dengan berry hoop. Selain rasanya yang segar dan lezat, manfaat rambutan yang utamaadalah sebagai penyuplai kebutuhan vitamin C dan kalsium.

Baca Juga : Manfaat Sarang Semut

Namun tidak hanya dua macam unsur tadi saja, sebab rambutan juga memiliki kandungan niacin, protein, zat besi dan serat dengan takaran yang lumayan. Segelas atau lebih kurang 150 g daging buah rambutan berisi 123 kalori. Buah Rambutan banyak memiliki kandungan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh contohnya kalsium dengan konsentrasi 9, 58 mg/100 g, kalium sebanyak 84, 1 mg/100 g dan magnesium dengan kandungan 12, 3 mg/100 g. Semua unsur penting tersebut sangat dibutuhkan untuk menjalankan program diet seimbang. PH atau tingkat keasaman rambutan yakni senilai 4, 66 dan dipadukan dengan konsentrasi glukosa yang cukup tinggi. Keadaan asam inilah yang bagus untuk menyeimbangkan kadar glukosa yang tinggi.

Setiap butir buah rambutan kurang-lebih diperkaya dengan 59 kalori. Untuk mencegah terkena sakit kanker, sebaiknya anda mengkonsumsi 5 butir rambutah setiap hari dengan teratur. Suatu penelitian di negara Eropa sana mendapati bahwa konsumsi 9 sampai 10 butir buah rambutan ampuh dalam meredakan tensi darah. Lapisan kulit biji yang terikut bersama daging buah rambutan memiliki kandungan senyawa tanin serta saponin. Di Indonesia sendiri bagian tersebut biasanya dijemur sampai kering untuk selanjutnya digunakan sebagai bahan baku untuk obat. Sementara akar pohon rambutan juga bisa dikonsumsi untuk mengobati gejala demam. Biji rambutan sendiri memiliki kandungan lemak dan polifenol yang berguna juga untuk kesehatan. Manfaat rambutan dengan konsentrasi phospor di dalamnya berfungsi nyata untuk mengeluarkan berbagai racun yang tertimbun di ginjal anda.

Buah Rambutan masak bisa disimpan selama maksimal 8 hari namun akan hilang 19 hinga 25 persen beratnya dan juga menjadi berair. Kesegaran kulit rambutan dan bulu-bulu halusnya yang lalu berwarna hitam mengindikasikan bahwa rambutan mulai busuk. Rambutan sebaiknya dimasukkan dalam kantong plastik rapat. Perpaduan antara suhu rendah dengan karbon dioksida sebesar 7, 5 - 9, 2 persen di kantong plastik yang tertutup rapat akan menjaga kesegaran buah rambutan selama maksimal 12 hari.

Demikian yang dapat disampaikan mengenai manfaat buah rambutan, semoga dapat berguna untuk Anda semua.

Share this: