Laman

Selasa, 27 Oktober 2015

Manfaat Terong Yang Banyak Orang Tak Tahu

Nama sayur yang satu ini memang sudah tidak asing lagi untuk kebanyakan masyarakat Indonesia. Memiliki bentuk unik dan berwarna ungu atau hijau membuatnya mudah dibedakan dari jenis sayur-mayur lain. Pahamkah Anda bahwa terong mempunyai efek antioksidan yang bagus sebab senyawa fitonutrien di dalamnya diperkaya dengan unsur fenol diantaranya asam klorogenik, caffeic dan flavonoid yakni nasunin.
Baca Juga : Manfaat Udara Bersih

Beberapa ilmuwan berasal dari US Agricultural Service di lokasi Beltsville Maryland menjelaskan bahwa unsur fenol pada sayuran terong berguna untuk antioksidan. Di samping fenol, sayur terong juga mempunyai unsur lain yang memiliki efek menjaga tubuh dari kemungkinan infeksi oleh jamur atau bakteri. Meskipun sayur terong bermacam-macam, namun faktanya pada semua jenis terong ditemukan konsentrasi fenol dengan senyawa predominan yaitu asam klorogenik. Di samping menjadi senyawa penangkal radikal bebas, unsur asam ini juga dapat berguna untuk anti-mikroba, anti-kanker, anti-virus dan anti asam lemak jahat atau low-density lipoprotein (LDL).

Terong adalah kelompok berry karena memiliki biji-biji kecil yang lunak. Biji-biji terong dapat dikonsumsi akan tetapi pahit sebab mempunyai kandungan senyawa nikotin. Terong juga menjadi kerabat dekat dari sayur kentang dan tomat. Terong termasuk dalam sayur-mayur akan tetapi di lihat dari ilmu botani, terong dimasukkan dalam kelompok buah-buahan. Terong berasal dari India, dan akhir-akhir ini Indonesia merupakan 5 besar penghasil terong didunia sesudah China, India, Mesir serta Turki.

Kecuali asam klorogenik, senyawa flavonoid berupa nasunin pun bisa memiliki fungsi sebagai antioksidan sekaligus juga pemberi perlindungan pada membran sel tubuh dari serangan radikal bebas lewat menyediakan nutrisi untuk otak. Membran sel otak mempunyai kandungan lipid yang tak terbatas melindungi sel tubuh dari hantaman radikal bebas namun juga menyerap zat gizi untuk tubuh dan mengeluarkan sisa metabolisme tubuh.

Senyawa Nasunin juga mempunyai manfaat untuk mengikat zat besi apabila ada kondisi kelebihan zat besi pada tubuh. Zat besi tentu bagus untuk peranannya dalam sistem kekebalan serta sirkulasi oksigen dalam tubuh. Namun apabila konsentrasi dalm darah terlalu banyak, zat besi akan memperbesar kemungkinan akan terserang penyakit jantung dan kanker. Perempuan yang sedang haid akan mengalami defisiensi zat besi setiap bulannya yang artinya kemungkinan terkena sakit jantung menjadi lebih rendah.

Namun untuk wanita yang memasuki masa menopause ataupun golongan pria, zat besi tak akan mudah dibuang sehingga bisa muncul timbunan pada tubuh. Sehingga nasunin yang memiliki kemampuan mengikat zat besi ini bisa meminimalisir terbentuknya radikal bebas dan menjaga dari munculnya kerusakan sel tubuh sekaligus menurunkan kemungkinan kerusakan karena radikal bebas pada sendi tubuh. 

Demikian yang dapat disampaikan mengenai manfaat terong, semoga dapat berguna untuk Anda semua.

Share this: